Showing posts with label jadi tahu. Show all posts
Showing posts with label jadi tahu. Show all posts

Wednesday, December 26, 2012

Fakta Unik Tubuh Kita

1. Cetakan lidah (tongue print)
Jika ingin menyembunyikan identitas diri, sebaiknya tidak menjulurkan lidah secara sembarangan. Karena sama seperti jari, setiap orang memiliki cetakan lidah yang berbeda-beda.

2. Ganti kulit
Ternyata tidak hanya hewan yang bisa mengalami ganti kulit. Karena manusia merontokkan 600.000 partikel kulit setiap jamnya, sehingga diperkirakan rata-rata orang kehilangan 10 pon kulit pada usia 70 tahun.

3. Tulang bayi lebih banyak dari orang dewasa
Orang dewasa memiliki jumlah tulang yang lebih sedikit dibandingkan saat masih bayi. Saat memulai kehidupan seseorang memiliki 350 tulang, tapi seiring pertumbuhan, beberapa tulang ada yang menyatu sehingga saat dewasa hanya memiliki 206 tulang.
Selengkapnya...

Monday, October 1, 2012

Matinya OTAK oleh Berita


futurepredictions.com
Judulnya sadis ya..? ah nggak juga, kejadian yang sebenarnya lebih mengerikan karena kita tidak menyadari proses tersebut bahkan kita menikmatinya. Proses matinya otak itu terasa enak dan membikin ketagihan. Apa..?!

Otak kita sangatlah hebat, sang maha kuasa merakit prosesor itu sedemikian kecil, kompleks, canggih dan WOW!.
Semua yang ditangkap oleh panca indera kita dengan hitungan seper sekian juta detik diproses otak dan langsung dikoordinasikan kepada semua tubuh untuk melakukan respon.

Otak juga mengenal sistem penyimpanan yang handal dengan harddisk unlimited alias tidak terbatas bro. Semua stimulus yang diterima bisa disimpan. Otak dengan otomatis akan memilah mana yang akan segera di delete dan mana yang akan disimpan dalam long term memory, sebuah ingatan jangka panjang yang sulit terlupakan.

Luar Biasa…!

Media Masa
Berita adalah makanan pokok kedua kita. Setiap hari kita disuguhi berbagai macam jenis berita melalui media, baik cetak maupun elektronik. Dengan kondisi seperti ini alhasil konsumsi berita kita sangat tidak terkontrol. Belum lagi berita gosip yang saban hari kita dengar di kantor.. halah!

Selengkapnya...

Thursday, January 27, 2011

Automatic Brain vs Thinking Brain

Pada sebuah acara pesta dirumah teman, ditengah meja ada piring besar berisi kacang. Setiap tamu yang datang sambil menunggu acara memakan kacang terus menerus. Walaupun makanan yang enak nanti datang dan kacang tidak baik karena membuat kenyang sebelumnya dan tidak sehat, tetap saja semua memakannya. Salah seorang tamu, tiba2 mengambil piring kacang itu dan memasukkan kedalam dapur sehingga tidak ada yang bisa mengambil lagi. Menariknya, teman2 yang lain malah merasa lega, dan berterimakasih padanya.

Hasil riset menunjukkan bahwa manusia sangat mudah terpengaruh oleh keadaan yang ada disekelilingnya. Bila ada buah mangga di kulkas tidak ada yang mau memakan, tapi kalau sudah dikupas dipotong2 ditaruh dimeja makan, sebentar habis. Kalau ada popcorn disamping sambil menonton, berapa banyakpun akan habis.



Selengkapnya...

Friday, October 29, 2010

PSIKOLOGI KORUPSI



Dari berbagai artikel dan pemberitaan tentang korupsi (maklum namanya juga negara dengan ranking korupsi tinggi), sering muncul pro dan kontra. Antara yang membenarkan dan yang tidak setuju bahwa seseorang yang dituduh korupsi benar – benar melakukan korupsi. Apapun kebenarannya biarlah aparat penegak hukum yang menentukan, lepas dari mereka juga akan korupsi atau tidak.

Namun mari kita coba sedikit pelajari tentang psikologi korupsi, atau bisa juga disebut psikologi koruptor.

Yang pertama, kita pahami arti dari korupsi terlebih dulu. Korupsi sendiri menurut Arrigo dan Claussen (2003) misalnya mendefinisikan sebagai ”mengambil atau menerima suatu keuntungan buat diri sendiri yang tidak sah secara hukum dikarenakan individu tersebut mempunyai otoritas dan kekuasaan”.

Dari pengertian tersebut tersirat bahwa korupsi harus dihubungkan dengan kepentingan orang banyak / publik. Karena tidak akan ada otoritas atau kekuasaan jika tidak berhubungan dengan orang lain. Jadi copet atau pencuri tidak bisa dikatakan korupsi, namun lebih mengarah kepada penipuan atau pencurian biasa. Namun penerima suap dapat dikatakan korupsi, karena suap biasanya bertujuan mengalahkan kepentingan public, baik dalam bentuk jalur khusus atau permakluman atas penyimpangan.

Di sisi lain korupsi adalah perilaku yang disengaja yang dilandasi dengan niat dan motivasi tertentu, demikian pernyataan salah satu dosen psikologi politik UI. Artinya sudah ada perencanaan sebelumnya, meskipun perencanaan tersebut hanya beberapa menit sebelum perilaku korupsi.

Mengapa ada perencanaan ? karena korupsi adalah tindakan yang tertutup dan rahasia. Sehingga memerlukan rencana yang jelas agar tetap tersembunyi dan terlihat tidak terjadi korupsi. Lalu mengapa orang melakukan korupsi ?

Ada beberapa pandangan ataupun teori yang bisa kita gunakan dalam melihat perilaku seseorang mengapa dia melakukan korupsi.
 
Pandangan Behaviorisme ; Seseorang melakukan sesuatu sebagai sebuah repon atas stimulus lingkungan. Hal tersebut akan diulang karena reward yang diterima dianggap menyenangkan atau menguntungkan. Menurut teori ini reward dan punishment sangat memegang peranan bagaimana seseorang mengembangkan perilaku.
Artinya seseorang melakukan korupsi karena memang ada kesempatan dan lingkungan yang mendukung dan korupsi dianggap memang sebagai perilaku yang menguntungkan.

Pandangan Socio-Cognitive Approach ; menambahkan bahwa selain reward dan punishment faktor kognitif juga mendukung, artinya setiap orang memiliki struktur kognitif yang dipelajari melalui proses p proses sosial.
Tentu saja disini korupsi terjadi karena adanya ‘pelajaran’ yang diterima seseorang dari lingkungannya. Entah dalam bentuk figur – figur koruptor, lemahnya sistem kontrol, tekanan ekonomi, atau pemikiran pemikiran lain yang mengarahkan seseorang untuk memutuskan bahwa korupsi adalah keputusan terbaik.

Pandangan teori kepribadian lain yang mengakui adanya traits atau sifat – sifat unik pada setiap individu memandang sebab korupsi sebagai sebuah ‘bakat’, maksudnya ada sifat – sifat tertentu dari seseorang yang mendorong perilaku negatif dalam hal ini adalah korupsi.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa seseorang melakukan korupsi dikarenakan beberapa hal, yaitu kepribadian dari personal, lingkungan dimana seseorang tersebut berada, dan faktor sistem hukum dalam sebuah negara.
Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana pencegahannya..?
Selengkapnya...

Tuesday, October 26, 2010

OTAK processor terhebat

Ada sebuah processor yang luar biasa, mahadaya, yang dimiliki setiap orang. Processor ini mampu mengolah berbagai informasi dalam hitungan nanosecond atau sepersekiannya-sepersekian detik.
Processor ini mampu mengolah tampilan data, mengenali voice command, dan memberikan output dalam bentuk verbal, 2D, atau 3D sesuai dengan command yang diberikan.

Bukan hanya serbaguna, processor ini juga self learning, self updating dan selama power supply nya tidak terputus, ia bisa terus diinstalkan program baru dengan kapasitas tidak terbatas.
Rata-rata daya guna optimum processor ini juga cukup lama, mencapai 70 - 90 tahun, bahkan jika dirawat dengan baik, bisa juga bertahan lebih lama.

Perkenalkan processor terhebat yang didesain khusus oleh sang pencipta yang disebut: OTAK. Otak yang merupakan pemberian cuma-cuma dari sang pencipta ini sebenarnya memiliki potensi luar biasa yang bila kita manfaatkan dengan maksimal, akan memberikan output karya–karya maha besar yang luar biasa. Lihat saja Piramida Mesir karya para Firaun, Lukisan Monalisa-nya Leonardo da Vinci, Novel Harry Potter karya J.K. Rowling, Kerajaan Real Estate Donald Trump, sampai iPod dan iPhone buah pikiran CEO Apple, Steve Jobs.

Apa perbedaan antara otak anda dengan otak para tokoh diatas? Sel – sel otak yang bergerak di kepala kita ini tidak berbeda sama sekali dengan mereka yang menciptakan sejarah dunia. Hasil pemikiran dan imajinasi mereka tidak hanya mengukirkan nama besar mereka bagi dunia, tapi juga mendatangkan kekayaan dan kelimpahan yang luar biasa.

Kita pada dasarnya memiliki potensi yang sama besarnya dengan mereka yang sering disebut ’para genius’ atau ’konglomerat kelas dunia’ tersebut. Hanya saja terkadang kita lalai untuk terus menggali dan mempertajam potensi kita. Kita menjadi lelah dan malas untuk ’mengistall’ program-program baru yang akan meng up-grade processor kita lewat belajar. Kita malas mempelajari fungsi baru yang muncul karena terbiasa dengan software versi lama, hingga cara berpikir kita tertinggal dari mereka. Padahal, alangkah dahsyatnya karya yang bisa kita hasilkan seandainya kita mau terus mengembangkan kemampuan otak anda, karena orang lain telah membuktikan kemampuan otak ini berulang-ulang kali dengan kesuksesan mereka.

Apakah anda sudah cukup meng up-grade processor anda, atau anda sekedar tidak mau? Riset menunjukkan betapa kurangnya kita memakai otak kita, selalu under-utilized, dan tidak dipakai secara optimal, seperti processor Intel core 2 quad processor dipakai hanya untuk program Wordstar, atau main Solitaire. Cobalah untuk terus mengasah otak, dan rasakan manfaatnya dalam hidup anda. Segera lakukan! mau? Otak kita kan bukan otak-otak. Salam Otak.

Tanadi Santoso
Selengkapnya...